Pada artikel ini, kita akan membahas cara install immich di Armbian STB bekas, CasaOS, dan Immich. Google Photos merupakan salah satu layanan penyimpanan foto dan video yang paling banyak digunakan saat ini. Dengan fitur backup otomatis, pengguna dapat menyimpan foto dan video ke cloud tanpa perlu melakukannya secara manual.
Namun, seiring bertambahnya jumlah file, kebutuhan ruang penyimpanan juga ikut meningkat. Akibatnya, banyak pengguna mulai mencari alternatif yang lebih hemat dan memberikan kontrol penuh terhadap data mereka.
Salah satu solusi yang cukup populer adalah membuat Google Photos pribadi menggunakan Immich. Aplikasi open source ini menawarkan berbagai fitur yang mirip dengan Google Photos, mulai dari backup otomatis, galeri foto modern, hingga aplikasi mobile untuk Android dan iPhone.
Menariknya, Immich dapat dijalankan di server pribadi. Bahkan, Anda bisa memanfaatkan STB bekas seperti HG680P atau B860H yang sudah terpasang Armbian dan CasaOS untuk menjalankannya.
Dengan cara ini, seluruh foto dan video akan tersimpan di server milik sendiri. Selain lebih hemat, Anda juga memiliki kontrol penuh terhadap data yang disimpan.
Baca Juga: Cara Install Portainer di Armbian STB HG680P
Immich adalah aplikasi manajemen foto dan video berbasis open source yang dapat digunakan sebagai alternatif Google Photos. Aplikasi ini memungkinkan pengguna menyimpan, mengelola, dan melakukan backup foto maupun video ke server pribadi. Oleh karena itu, semua data berada di bawah kendali pengguna dan tidak bergantung pada layanan cloud pihak ketiga.
Dari segi tampilan, Immich memiliki antarmuka yang modern dan mudah digunakan. Selain itu, aplikasi ini tersedia untuk Android, iPhone, dan browser sehingga foto dapat diakses dari berbagai perangkat. Salah satu fitur unggulan Immich adalah backup otomatis. Setelah aplikasi terhubung ke server, foto dan video dari smartphone akan tersimpan secara otomatis tanpa perlu upload manual.
Tidak hanya itu, Immich juga menyediakan fitur album, berbagi foto, pencarian file, serta tampilan galeri berdasarkan tanggal. Karena fiturnya yang lengkap, banyak pengguna menyebut Immich sebagai salah satu alternatif Google Photos terbaik saat ini.
Bagi pengguna STB bekas, Immich juga dapat dijalankan dengan cukup ringan. Terlebih lagi jika menggunakan versi Immich Without Machine Learning yang membutuhkan resource lebih rendah dibanding versi lengkapnya.
Google Photos memang menawarkan kemudahan untuk menyimpan foto dan video di cloud. Namun, semakin banyak file yang tersimpan, semakin besar pula ruang penyimpanan yang dibutuhkan. Akibatnya, banyak pengguna harus berlangganan paket penyimpanan tambahan agar tetap dapat melakukan backup foto dan video tanpa batasan kapasitas.
Selain itu, seluruh data tersimpan di server milik penyedia layanan. Meskipun aman, sebagian pengguna lebih nyaman jika foto dan video pribadi disimpan di server yang mereka kelola sendiri. Dengan menggunakan Immich, Anda dapat membuat Google Photos versi pribadi yang berjalan di server milik sendiri. Semua foto dan video tersimpan langsung di perangkat yang Anda gunakan, baik itu STB bekas, mini PC, maupun server rumahan.
Selain memberikan kontrol penuh terhadap data, solusi ini juga lebih hemat dalam jangka panjang. Anda cukup menambahkan hard disk atau SSD jika membutuhkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Karena alasan tersebut, banyak pengguna mulai beralih ke solusi self-hosted seperti Immich untuk membangun layanan penyimpanan foto dan video pribadi di rumah.
Immich menawarkan berbagai fitur yang membuatnya menjadi salah satu alternatif Google Photos terbaik saat ini. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang hampir sama, ada beberapa kelebihan yang membuat Immich menarik bagi pengguna yang ingin membangun server foto pribadi.
Salah satu keunggulan utama Immich adalah seluruh data tersimpan di server milik sendiri. Dengan demikian, pengguna memiliki kontrol penuh terhadap foto dan video yang disimpan tanpa bergantung pada layanan cloud pihak ketiga.
Selain itu, kapasitas penyimpanan dapat ditambah sesuai kebutuhan. Jika ruang penyimpanan mulai penuh, Anda cukup menambahkan hard disk atau SSD baru tanpa perlu membeli paket langganan cloud. Immich juga mendukung backup otomatis dari smartphone Android maupun iPhone. Oleh karena itu, proses penyimpanan foto dan video tetap terasa praktis seperti menggunakan Google Photos.
Berikut perbandingan singkat antara Immich dan Google Photos:
| Fitur | Immich | Google Photos |
|---|---|---|
| Backup Otomatis | ✅ | ✅ |
| Aplikasi Android & iPhone | ✅ | ✅ |
| Akses Melalui Browser | ✅ | ✅ |
| Penyimpanan Milik Sendiri | ✅ | ❌ |
| Kontrol Penuh Data | ✅ | ❌ |
| Biaya Langganan Bulanan | ❌ | ✅ |
| Menambah Storage Sendiri | ✅ | ❌ |
| Open Source | ✅ | ❌ |
Karena berbagai kelebihan tersebut, Immich menjadi pilihan yang menarik bagi pengguna yang ingin memiliki layanan penyimpanan foto pribadi dengan biaya yang lebih hemat dan kontrol data yang lebih baik.
Sebelum menginstal Immich, ada beberapa perangkat yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Pada tutorial ini, kita menggunakan STB bekas yang sudah terpasang Armbian dan CasaOS. Namun, Immich juga dapat dijalankan pada mini PC, VPS, NAS, maupun server rumahan lainnya yang mendukung Docker.
Berikut perangkat yang digunakan:
Jika STB Anda belum terpasang Armbian dan CasaOS, silakan ikuti tutorial instalasinya terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke proses pemasangan Immich.
Pada artikel ini, kita tidak akan membahas proses instalasi secara detail langkah demi langkah. Pasalnya, proses pemasangan Immich di CasaOS cukup panjang, mulai dari instalasi aplikasi, konfigurasi awal, pembuatan akun administrator, hingga pengaturan backup otomatis dari smartphone.
Oleh karena itu, saya sudah menyiapkan video tutorial lengkap yang dapat Anda ikuti secara langsung.
Immich merupakan salah satu alternatif Google Photos terbaik bagi pengguna yang ingin memiliki kontrol penuh terhadap foto dan video mereka. Dengan dukungan backup otomatis, aplikasi mobile, serta tampilan yang modern, Immich mampu memberikan pengalaman yang tidak jauh berbeda dari layanan cloud populer seperti Google Photos.
Melalui bantuan CasaOS, proses instalasi Immich juga menjadi jauh lebih mudah. Bahkan, perangkat sederhana seperti STB bekas HG680P atau B860H sudah cukup untuk menjalankan server foto pribadi dengan konsumsi daya yang relatif rendah.
Selain itu, kapasitas penyimpanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Anda cukup menambahkan hard disk atau SSD jika membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih besar tanpa harus berlangganan layanan cloud bulanan.
Jika ingin mengakses galeri foto dari luar rumah, Immich juga dapat dihubungkan dengan Cloudflare Tunnel sehingga server dapat diakses melalui domain sendiri tanpa perlu melakukan port forwarding. Bagi Anda yang ingin membangun cloud storage pribadi dengan biaya terjangkau, kombinasi STB bekas, CasaOS, dan Immich merupakan solusi yang layak untuk dicoba. Selain hemat, seluruh data tetap berada di bawah kendali Anda sendiri.
Semoga artikel ini bermanfaat. Jika Anda mengalami kendala saat proses instalasi atau konfigurasi, silakan tuliskan pertanyaan pada kolom komentar. Selamat mencoba!